Nama ku adalah
Betany biasa dipanggil Anny aku adalah seorang karyawati yang bekerja di
sebuah perbankan besar diIbukota, aku memiliki suami bernama Pandu dan
seorang anak Berumur 9 tahun yaitu Alfy Nuryansyah Anwar yang sering
kami panggil dengan Alyf sesuai dengan nama kecilnya saat dirinya belum
kuberi nama ...
Pagi ini kubangun dengan cepat sebagaimana
kebiasaanku..walaupun ini hari libur, begitupula dengan anakku Alyf,
terbiasa dengan bangun lebih pagi beda dengan anak seumurannya yang
sulit .
Lalu Saya duduk di ruang kerjaku dan mulai menyibukkan diri dengan buku-buku dan lembaran-lembaran kertasku..
“Mama, apa yang kau tulis?”
“Mama menulis surat untuk Allah, nak”
“Apakah kau mengizinkanku untuk membacanya mama?”
“Tidak anakku sayang, ini surat yang sangat special dan tidak kuizinkan siapa pun membacanya”
kukeluarkan
Alyf dari ruang kerjaku, dan dia Terlihat sangat sedih, namun kuyakin
ia telah terbiasa dengan perlakuan ku itu, karena penolakanku bukan
sekali ini saja tapi telah berulang kali
Dan bila waktu
sholat tiba Alyf sering menemaniku. dia dengan seksama mendengar doaku
dan keluh kesahku kepada Tuhan penciptaku .. yaitu permohonanku agar
memberikan kesembuhan kepada suami yang kusayangi.. dan terkadang jika
terlalu berat kupikirkan kumengadu padaNya, bahwa jika mas pandu
meninggalkan kami maka aku akan hancur dan siapa yang akan mengurus
anakku kelak.
Berlalu beberapa pekan kejadian itu, hingga
suatu hari Saya masuk ke kamar Alyf dan dia sangat terkejut gugup dengan
kedatanganku…Ada apa ? mengapa ia seperti itu?
“Lyf…apa yang sedang kau tulis?”
Kulihat ia makin gugup dan menjawab “ Tidak mama…ini sesuatu yang spesial”
Apa gerangan yang telah dituliskan seorang anak sembilan tahun, dan ia khawatir untuk kuketahui??!!
“ Saya menulis surat untuk Allah, sama sepertimu ….”
Ucapannya terputus tiba-tiba, lalu ia bertanya kepadaku “ tapi, apakah yang kita tulis ini akan sampai pada-Nya mama?
“Tentu anakku…sesungguhnya Allah mengetahui segala sesuatu…”
Ia
tetap tak mengizinkan ku membaca apa yang telah ditulisnya, Saya pun
keluar dari kamarnya dan menemui suamiku Pandu yang sedang sakit untuk
membacakannya koran pagi sebagaimana biasanya, lisanku membaca baris
demi baris isi koran namun fikiranku tak lepas dari anakku dan aku pun
sering terdiam jika mengngat hal itu…
ternyata Pandu
memperhatikan sikap diamku… dan menduga bahwa dirinyalah Penyebab
kesedihanku… ia mencoba meyakinkanku untuk menghadirkan perawat untuk
merawatnya… agar bebanku sedikit berkurang karena aku harus bekerja
untuk menghidupi keluargaku membantu mas Pandu yang bekerja di rumah
karena dia seorang pialang saham, tapi aku tetap bersyukur kepada Allah
untuk berkah dan rezeki yang diberikan oleh Nya…
suatu
ketika mas Pandu kambuh penyakitnya, dan karenanya aku harus izin
bekerja, untuk mengantar mas pandu ke rumah sakit... di perjalanan
maspandu menangis dan meminta maaf kepada ku dan mengatakan " Maafkan
aku sayang kalau diriku hanya menjadi beban untukmu " Ya Allah, sungguh
Saya tak pernah berfikir demikian..kudekap dan kukecup kepalanya yang
dipenuhi beban dan peluh karena memikirkan diri ini dan anaknya
Alyf..dan hal itu membuatku sangat bersedih..lalu kutenangkan diri ini
dan kucoba tenangkan suamiku dan menghiburnya sambil kubercerita padanya
sebab resah dan sedih ku belakangan ini yang membuatku sering terdiam
belakangan ini dan alhamdulilah dokter Aldhy menyatakan suamiku bisa
pulang dan hanya rawat jalan, bahkan ia menawarkan untuk berkunjung
kerumah kami untuk memantau perkembangan kesehatan suamiku…
Keesokan
Harinya Alyf kesekolah, dan ketika ia kembali kerumah ,Dokter Aldhy
sedang memeriksa Kondisi Ayahnya yang sakit, ia pun duduk disamping
ayahnya memberi semangat dengan penuh cinta dan dengan penuh kepolosan
dan kelucuannya Alyf bercerita tentang kegiatannya di sekolah dan
rencananya memberi kejutan kepada Gurunya yaitu Bu Astuti yang berulang
tahun 2 Bulan mendatang.
Sebelum Dokter beranjak pergi, ia
menjelaskan kepadaku bahwa keadaan Mas Pandu semakin memburuk. dan
seolah Saya lupa kalau Alyf masihlah sangat kecil, hingga tanpa kasihan
padanya Saya berterus terang bahwa hati ayahnya yang dipenuhi cinta
untuk Alyf kini telah melemah, dan ia hanya mampu bertahan hidup tidak
lebih dari 3 pekan lagi. Hancurlah hati Alyf, ia mulai menangis dan
berkata :
“Mengapa semua ini menimpa Ayah? mengapa?”
“Doakanlah
kesembuhan untuk Ayah, Lyf, kita harus melewati semua ini dengan tegar,
dan tidak melupakan rahmat Allah, sungguh Dia Maha Kuasa atas segala
yang terjadi.. dan ingat yah Nak Alyf harus kuat.. Alyf kan sudah
besar..” Alyf menyimak semua apa yang diucapkan Ibunya, berusaha
menghilangkan kesedihannya, menepis jauh rasa sakitnya dan berusaha
untuk tampak tegar, kemudian berkata : “ Ayah ku tak akan mati “
Setiap
pagi Alyf mencium pipi ayahnya yang hangat, namun pagi ini ia
menciumnya dengan tatapan kasih penuh harap, dan berkata : “ Semoga
suatu hari nanti kau bisa mengantarku seperti teman-temanku yang lain…” ,
Ayahnya seketika diserbu keharuan dan kesedihan namun berusaha ia
tutupi, ia berkata : “ InsyaAllah, akan datang hari dimana Ayah akan
mengantarmu ke Sekolah Nak..” dan ia yakin ucapannya barusan tak akan
pernah mampu menyempurnakan kebahagiaan Jagoan kecilnya.
Kuantar
Alyf kesekolahnya, dan setiba di rumah tiba-tiba rasa ingin tahu akan
surat yang ditulis Alyf untuk Allah muncul, maka kumencari dikamarnya,
namun setelah pencarian yang panjang ku tak menemukannya. Dimana surat
itu???! Apakah ia merobek surat itu setelah menulisnya??!
Hah…mungkin
di kardus ini, kardus yang ia minta dariku berulang kali, maka
kukosongkan dan kuberikan padanya..Ya Allah ya Tuhanku…kardus ini berisi
surat yang sangat banyak…dan semuanya untuk Allah!
**Ya
Allah yang Maha Perkasa..matikanlah Anjing Bang Bravo tetangga kami
…karena ia telah membuatku takut akan gongongannya saat Alyf berjalan
melewati rumahnya dan gantikanlah Peliharaannya dengan sesuatu yang lucu
dan tidak membuatku Takut !!
**Ya Allah yang maha
pengasih...Biarkanlah kucing Ka Elies dan Ka Uzie melahirkan anak yang
banyak..menggantikan anak-anaknya yang banyak mati!!!
**Ya
Allah Teman Alyf yang baik …Luluskanlah sepupuku Mas Fadil, Bang Aby
dan Idadz untuk masuk ke sekolah yang mereka inginkan karena Saya
menyayangi mereka!!
**Ya Allah yang maha penolong ...
Bantulah Mang Harry pengurus kebun kami dalam mennumbuhkan dan
menyuburkan kebun buah dan bunga kami.... Jadikanlah bunga-bunga di
kebun kami tumbuh dengan cepat…untuk Saya petik dan berikan ke guruku Bu
Astuti tiap harinya.. dan lebatkan dan berilah kebun buah kami buah
yang enak dan manis agar bisa kuberikan kepada teman Alyf yaitu Feni,
Adam, Ady, Ibenk,Reza, Gerry, dan Asad !!!
Dan banyak lagi surat-surat yang lain, yang begitu lugu ia tuliskan dan surat terakhir yang kubaca berbunyi :
**Ya Rabb..kuatkanlah akal , rubahlah sifat dari tanteku yu dan berikanlah dia jodoh ..agar tidak membebani ibuku..
Saat
itu akupun terperanjat dan beristighfar Ya Allah... semua suratnya
telah terjawab, anjing tetangga kami telah mati lebih dari sepekan yang
lalu dan mas Bravo telah membeli Kura kura sebagai Peliharaan
penggantinya dan ia juga mengambil anak kucing Elies dan Uzie yang
melahirkan anak kucing yang gemuk nan lucu, kucing kami pun telah
melahirkan anak yang banyak, Fadil, Aldhy dan Idadz telah lulus dengan
nilai yang tinggi dan diterima disekoah yang favorit dan merupakan
pilihan mereka, bunga-bunga bermekaran dengan cepat dan Kebun buah kami
menghasilkan buah yang melimpah manis dan segar sehingga Alyf bisa
memberikan bunga untuk gurunya bu Astuti dan Buah yang segar dan manis
untuk Teman-temannya … Ayu pun semakin berubah sifatnya jadi semakin
baik,semakin rajin dan tangkas sehingga semakin membantuku dalam
mengurus Rumah dan juga Alyf
Tapi ada satu yang menjadi
pertanyaan dalam benakku..Ya Allah, mengapa Alyf tak menuliskan surat
dan memohon untuk kesembuhan Ayahnya dari sakit??...!!
Sedih
bercampur bingung meliputi hatiku… dan ini adalah waktu Anakku ku
pulang dari sekolah dan aku berencanan untuk menanyakan hal ini
padanya.. belum juga reda pertanyaan pertanyaan yang memenuhi
kepalaku... Saya dikagetkan dengan deringan suara telpon, Mbba Ayu pun
mengangkatnya lalu Bersuara Apaaaaahhhhhh (Ala Soimah) dia berteriak
Histeris dan memanggilku ,
“ Mba Anny (sambil Menangis)…dari Bu Endah, Gurunya Mas Alyf..”
“Iya, ada apa Yu dengan cemas dan terburu-buru ku mengahampirinya ?ada apa dengan Alyf ? apa dia melakukan sesuatu?”
Gurunya
menyampaikan bahwa Alyf jatuh dari lantai 4..ketika ia membawakan bunga
untuk Bu Astuti yang tidak hadir di sekolah hari ini.. ia menjulurkan
Badannya dari balkon melihat kebawah, karena dipanggil oleh temannya
yang bermain di lantai dasar.. karena dinding pembatas itu lumayan
tinggi, membuatnya harus menaiki celah dinding pembatas yang licin
dikarenakan diguyur hujan semalam ... bunganya terjatuh…dan ia pun
terjatuh..
Akupun Menjerit dan tak terasa pandanganku menghitam dan tak sadarkan diri
Pukulan
yang sangat keras bagiku tak mampu kuberbuat apapun begitu pula Mas
Pandu..dan keterkejutan ini membuatnya tak mampu menggerakkan lisannya
sejak hari itu.. setiap harinya aku menangis memeluk foto anakku yang
tampan dan baik itu..
“Mengapa Alyf harus meninggal…Saya sungguh tak mampu memikirkan kematian putraku tercinta satu satunya..”
Dan
kini seolah Saya menipu diriku sendiri dengan kesekolah Alyf tiap pagi
seperti mengantarkannya kesekolah, kukerjakan semua apa yang ia senangi
untuk kulakukan, semua sudut rumah mengingatkanku padanya, senantiasa
kuteringat suara tawanya yang menghidupkan suasana di rumah
ini..beberapa tahun berlalu semenjak kematian Alyf anakku yang
kusayangi... Mas Pandu pun semakin Membaik Kondisi Kesehatannya Bahkan
aku pun kembali mengandung anak kembar dan Dokter Aldhy Terheran heran
dengan itu, dan sempat berkata kepada ku ini mungkin akibat Doa seorang
anak yang hebat dan tulus Bu...
mengapa demiikian..karena
Alyf pernah Berbicara tentang keyakinannya akan kesembuhan Pa Pandu..
apa itu Dok... dia berkata " Om Dokter yang baik aku yakin ayahku pasti
sembuh"... mengapa begitu lyf tanya ku kepada alyf " karena Alyf sudah
memohon dan berdoa kepada Tuhan dan sempat berkata kepada ku ini mungkin
akibat Doa seorang anak yang hebat dan tulus Bu... mengapa demiikian...
karena
Alyf pernah Berbicara tentang keyakinannya akan kesembuhan Pa Pandu..
apa itu Dok... dia berkata " Om Dokter yang baik aku yakin ayahku pasti
sembuh"... mengapa begitu lyf tanya ku kepada alyf " karena Alyf sudah
berusaha menjadi anak yang baik dan tidak pernah membuat mamah sedih...
lalu tanyaku... " ALyf berjanji aakan menyemangati papah supaya sembuh
seperti sedia kala " ... dan .... sudah memohon dan berdoa kepada Allah
dan bersedia untuk melakukan Sesuatu ... apa itu Lyf.... " Hehe, Rahasia
Om ... namun saya tidak mengerti apa maksudnya.. air mataku pu kembali
jatuh terurai dan mas Pandumenenangkan ku karena tak enak Dokter Aldhy
pun mengantar kami kerumah menggunakan Mobilnya.
Pagi
suatu hari …tiba-tiba Ayu berteriak dan ketakutan, ia berkata..bahwa ia
mendengar suara berasal dari kamar ALyf…Ya Allah, apakah masuk akal
kalau Alyf kembali?? ini gila..
“Kamu mengkhayal..” Saya
belum pernah menginjakkan kaki di kamar ini sejak Alyf meninggal etah
kenapa aku begitu menghindari kamarnya karena melihat pintunya saja
sudah membuatku lemas dan menangis .. Mas Pandu bersikeras agar kami ke
kamar Alyf dan melihat ada apa disana..
Kumasukkan kunci
di pintu dengan hati was-was …kubuka pintu dan tak sanggup mengendalikan
diri..Saya duduk dan terus menangis…kuhempaskan badanku di tempat
tidurnya..ahh…kenangan!!
Alyf pernah menyampaikan berulang
kali padaku kalau tempat tidurnya bergeser jika ia bergerak, dan
mengeluarkan suara…dan Saya selalu lupa untuk Meminta tolong MMas Harie
tukan kebun kami untuk memperbaikinya…tak ada guna lagi sekarang…
Tapi,
dari mana asal suara tadi…ya, itu suara dari jatuhnya lukisan ayat
kursi yang ia hias karena sangat semangat membacanya tiap hari untuk
mendoakan kesembuhan ayahnya sampai ia pun dapat menghafalkannya..
Ketika
Saya mengangkatnya untuk memasang kembali, Saya menemukan secarik
kertas yang ia taruh dibelakang lukisan…Ya Allah, ini salah satu
suratnya…Apa gerangan isi surat ini??!! dan mengapa Alyf meletakkannya
di belakang tulisan ayat mulia ini ??!! surat ini salah satu dari
surat-surat yang dituliskannya untuk Allah ku baca agak keras sehingga
mas Pandu .. Mba Ayu dan Mang Harry bisa mendengarnya …dan di dalamnya
tertulis :
Untuk : ALLAH SWT
**Ya Allah…Ya
Rabb.. Yang maha mendengar, murah hati lagi maha penyayang... Alyf ingin
memohon pada Mu Kumohon Lindungi dan sayangilah Orang tuaku,
kasihanilah bundaku yang selalu menangis dalam sholatnya dan berkata Ia
tak akan sanggup jika kehilangan Ayahku ...ambillah nyawaku daripada kau
ambil nyawa suamiku, ya Allah... bunda selalu berkata dalam doanya
kalau ia yang meninggal maka diriku masih bisa diasuh oleh ayahku dan
Ibu pengganti yang ia yakini akan mengasihiku sama seperti ia
menyayangiku.. Kalau aku boleh meminta kepadamu Ambillah nyawa Alyf dan
berikanlah kesehatan dan kebahagian kepada mamah dan papahku maka aku
akan sangat bersyukur kepadamu ya Tuhan dan semoga Engkau anggap ini
pertukaran yang adil atas semua Permintaan Alyf yang telah dan akan Kau
kabulkan amin.... :)
dari alyf
ketika
selesai membaca ku menangis sejadi-jadinya dan lututku melemah seakan
tak kuat menahan bobot tubuhku dan akupun tak sadarkan diri untuk
kesekian kalinya dan semua yang mendengar dan melihat hal itu
menangis...
namun gelap seketika berubah menjadi terang
dan aku tiba di Taman yang indah dan didalamnya terdapat mahlauk mahluk
yang sering diceritakan di buku cerita dan dongeng dan mengalir Sungai
yang jernih yang beningnya sekan seperti kaca tembus pandang dan
ditengahnya terdapat Kolam yang airnya seperti susu inikah Surga Firdaus
dalam hati ku bertanya??? dan dipinggiran kolam itu kulihat seorang
anak yang putih bersih dengan pakaian yang sepertinya lebih indah dari
baju kebesaran manapun di seluruh dunia sedang berdiri seperti menunggu
seseorang....
lalu berbaliklah dia.. dia berkata “Mamah”
sambil membuka tangannya ingin memelukku… ya itu anakku Alyf yang sangat
kusayangi, kupeluk dia... kuciumi pipi dan keningnya dengan cepat
karena betapa Rindunya aku kepada anakku ini... dan entah mengapa aku
tidak bisa menangis disini.. dan alyf pun mengajak aku duduk di
pelataran kolam yang indah ini.. Alyf berkata "mamah dan Adik-adikku
pasti haus " dan tangannya menjulur ke permukaan kolam dibelakang kami,
dan seketika Gemericik air kolam yang terkena tangan alyf itu berubah
menjadi Gelas kristal yang indah yang didalamnya terisi air berwarna
putih yang terlihat sepertinya segar kalau diminum.. mamah minumlah
insya Allah akan membuat mamah, papah adik-adikku dan orang disekeliling
kalian kelak akan berada dalam kebahagiaan dan kami pun berbincang dan
main seperti dulu...
dan terasa hanya sebentar sekali
waktu yang kuhabiskan bersama Ayf anakku. dan ada Cahaya yang turun dari
langit berwarna warni. yang turun ke taman yang indah ini dan berubah
menjadi Perempuan anggun nan cantik lalu menyapakami " Assalamualaikum
warohmatulahi wabbarokatuh Alyf dan Bunda dan kami menjawab
Wallaikusalam warohmatulahi wabbarokatuh.. Alyf sayang, kamu sudah tahu
kan waktunya sudah tiba untuk kamu kembali ke tempat mu… Alyf pun
mengangguk tanda paham … “ dan bunda Kau harus kembali ke suamimu dan
uruslah baik baik dan syukurilah rezekimu. Dan berdoalah dengan
kerendahan hati dan keihklasan saat kau meminta kepada Nya (Allah
Swt)…tapi aku masih ingin menghabiskan waktu bersama Alyf wahai Ibu..
dia pun tersenyum dan alyf berkata “ mamah kelak kita akan bertemu
berkumpul di Alam dan dunia yang lebih indah dari taman ini… ini hanya
hal kecil dari segala nikmat dan berkah yang Allah punya .. hiduplah
yang baik .. ajarkan dan didiklah aadik adikku cinta dan kasih Tauhid
maka kita akan bertemu nantinya di waktu yang tepat .. dan hatiku sangat
lega sekali .. saat itu Taman itu seakan berputar dan makin cepat dan
aku terbangun di kamar Alyf anakku yang baru saja kutemui..
dan
kulihat Mas Pandu, Ayu, Dokter Aldhy dan Mang Herry terlihat sangat
khawatir dengan keadaan ku dan kubertanya aku kenapa mana Alyf… dan
mereka terlihat bingung dengan pertanyaanku… dan segera kusadari kalau
aku sudah di Di alam nyata dunia yang penuh dengan ketidak sempurnaan
berbeda sekali dengan dunia kecil yang dibilang Alyf sebagai Hal kecil
dari Segala Nikmat dan Berkah yang Allah Punyai .. aku pun langsung
bersujud bersyukur dan bersyukur pada Allah SWT, setelah aku itu aku
bertanya jam berapakah ini .. mari kita Sholat berjamaah ada yang ingin
ku ceritakan dan kubagi untuk kalian dan kami pun Sholat berjamaah… dan
kuceritakan semua pengalamanku bertemu dengan Alyf dialam kecil nan
indah yang mungkin menurut pemahaman ku adalah Alam kubur dari Anakku
satu satunya.. anak yang tampan Sholeh dan selalu bisa kubanggakan yang
bernama ALFY NUYANSYAH ANWAR mereka begitu terpana dan berujar memuji
nama Allah SWT sebagai tuhan pencipta dari seluruh mahluk dan isi dari
jagad raya
Kami pun melanjutkan kehidupan kami dengan
optimis dan bahagia.. aku dan mas pandu dikarunia sepasang anak kembar
yang Laki-laki kuberi nama Valerino Nuryansyah Putra Bhakti dan yang
Perempuan Mas Pandu beri nama Novasha Camelia Putri Pandu.. dan tanpa
diduga Dr. Aldhy Menikah dengan Ayu adik Mas Pandu … dan Mas Harry
kupercayakan mengelola kebun Bunga dan Buah ALYF yang semakin maju dari
tahun ke tahun. Dan Alyf tersenyum dari atas sana melihat orang orang
yang sangat disayangi dan dicintainya bahagia J
End
Inti dari tulisan ini
Sebelum
kau ucapkan Amien (semoga tuhan mengabulkan doaku) pikirkanlah setiap
doa yang keluar dari mulut kita Anak dan orang disekeliling mu mendengar
apa yang kau ucapkan, dan mintalah yang baik dan patut kepadaNya dan
bersyukurlah setiap harinya karena tanpa kau sadari sebenarnya Tuhan
selalu baik pada kita terbukti kita masih bernafas mesti kita selalu
melupakanNya dan mengabaikan perintahnya .
Kecacatan
setiap orang itu tanpa disadari adalah berkah yang akan menolongnya
dalam penimbangan amalan baik dan buruk dari manusia tersebut so jangan
merasa minderkarena setiap manusia itu dilahirkan dengan alasan yang
baik dan punya peranan yang berbeda di setiap orangnya so Think you are
Special J.
Setiap Manusia dilahirkan suci sebagai Anak
kecil dengan keunikannya masing masing so jangan merasa berbada sebab
Darahmu sama sama merah dan pengeluaran pun sana berupa Keringat, Feses
dan kotoran lainnya.
syukurilah rezekimu. Dan berdoalah dengan kerendahan hati dan keihklasan saat kau meminta kepada Nya (Allah Swt).
Setiap
Manusia dilahirkan suci sebagai Anak kecil dengan keunikannya masing
masing so jangan merasa berbada sebab Darahmu sama sama merah dan
pengeluaran pun sana berupa Keringat, Feses dan kotoran lainnya.
Cintailah
Ciptaan Allah (Tuhan) dengan sewajarnya karena semua itu adalah
miliknya yang bisa diambil sewaktu waktu dan ingatlah Dahulukan Allah
karena Hakikatnya Kita yang sangat butuh Allah (tuhan) bukan Tuhan yang
butuh kita .
Setiap Saat kau dberi cobaan tersenyumlah dan
nikmati lah mengeluh itu wajar alaias manusiawi dan Cobaan, Penyakit
itu adalah cara Allah menyayangi kita untuk mensucikan kita dari
perbuatan buruk dan Bad Karma yang kita buat
A.N.A 05-03-2012
Alyf Rockonyou