Secarik Kebahagiaan

Ketika satu pintu tertutup, pintu lain terbuka. Namun terkadang kita melihat dan menyesali pintu yang tertutup sehingga tidak melihat pintu lain yang telah terbuka.

Perjalanan Hidup

Ketika seseorang melukaimu, janganlah bersedih karena Allah selalu menitipkan penyembuh buatmu.

Segenggam Senyuman

Laki-laki dan perempuan adalah sebagai dua sayapnya seekor burung. Jika dua sayap sama kuatnya, maka terbanglah burung itu sampai ke puncak yang setinggi-tingginya; jika patah satu dari pada dua sayap itu, maka tak dapat terbang burung.

Segenggam Harapan

Harapan dan kekecewaan itu bagaikan dua sisi mata uang ... bertolak belakang, namun saling melekat. Apa yg kita fokuskan utk kita lihat dan bagaimana cara kita melihatnya . Oleh karena itu, beranilah menaruh harapan .. hanya kepada Allah, dan bukan kepada manusia, sebab manusia bisa mengecewakan, tapi Allah tak pernah mengecewakan kita.

Keindahan Hati

Sering kali kita berprasangka buruk terhdap orang lain, sampai-sampai kalau bertemu dia, enggan untuk bertegur sapa. belum tentu orang yang selalu membuat kita marah membuat kita kesal itu benci terhadap kita tapi justru sebaliknya mungkin itulah cara dia menunjukkan kasih sayangnya dialah pelindung kita.

Sunday, May 27, 2012

Amar Ma’ruf Nahi Munkar



Hello guys, akhirnya liburan akhir pekan juga. Setelah dibuat cukup lelah dengan berbagai aktifitas dan akhirnya bisa keluar dari rutinitas untuk menchanger ilmu agama lagi. Kajian minggu ini adalah tentang amar ma’ruf nahi munkar, apa sih amar ma’ruf nahi munkar ? yaitu mengajak kepada kebaikan dan meninggalkan hal-hal yang munkar atau buruk. Contoh sederhananya kalau udah masuk waktu sholat, kita ngajak teman kita untuk sholat berjamaah. Nah contoh lainnya yaitu tentang kedatangan lady gaga, dengan banyak penolakan dari umat islam khususnya FPI, mungkin kita bertanya-tanya kenapa FPI dan umat islam menolak kedatangan lady Gaga, nah kenapa hal ini bisa termasuk amar ma’ruf nahi munkar. inilah beberapa alasannya.
Pernyataan sikap Front Pembela Islam (FPI) tentang Lady GaGa Untuk disampaikan kepada Pemerintah dan DPR RI.
1. Penolakan FPI terhadap Konser Lady GaGa BUKAN HANYA terbatas pada persoalan PAKAIAN, tapi juga menyangkut lirik lagu, symbol, gaya, karakter dan ideologi sebagai pemuja iblis.

2. FPI menolak usulan Lady GaGa “TAMPIL DENGAN SYARAT” karena tidak ada jaminan Lady GaGa tidak melanggar syarat. BUKTINYA, pada 21 Mei 2012, di Philipina, Lady GaGa langgar syarat dengan menyanyikan 2 lagu yang dilarang, yaitu ”Judas” dan “Born This Way” yang disebut sebagai lagu bagi kalangan gay. Ketika ditegur TIM SENSOR, dia menjawab “Aku bukan mahluk Pemerintah anda di Manila” artinya, dia tidak mau tunduk kepada hukum dan aturan Philipina.

3. Langkah Kapolda Metro Jaya yang menolak memberi izin Konser Lady GaGa sudah sesuai prosedur dan sudah sesuai wewenangnya, sehingga pihak mana pun tidak boleh INTERVENSI ke dalam wewenang Polri, termasuk Presiden dan DPR RI sekalipun.

4. FPI prihatin bahwa persoalan Lady GaGa yang sebenarnya cukup diselesaikan di tingkat Polda, namun dibesar-besarkan hingga mau diangkat ke tingkat Rapat Kabinet dan sidang DPR RI. Sungguh memalukan!.

5. Pihak promotor dan panitia acara Konser Lady GaGa telah melakukan PENIPUAN terhadap masyarakat, karena sudah nekat jual tiket, padahal belum mengantongi izin penyelenggaraan dari Polri, maka mereka harus diproses secara hukum.

6. Di Cina yang negara komunis saja tegas menolak Lady GaGa, mestinya Indonesia yang berdasarkan Ketuhanan yang Maha Esa tampil LEBIH TEGAS untuk menolak Lady GaGa.

7. FPI mengingatkan, bahwa Indonesia negara berdasarkan KETUHANAN bukan KESETANAN, dan berdasarkan KEMANUSIAAN bukan KEBINATANGAN, karenanya Pemerintah dan DPR RI wajib menjaga dasar negara tersebut dan tidak memberi kesempatan apalagi membiarkan untuk dilanggar siapa pun.

8. FPI menyesalkan sikap segelintir tokoh dengan MENGATAS-NAMAKAN ISLAM untuk merestui Konser Lady GaGa dengan berbagai dalih seperti wewenang Pemerintah, anti kekeraasan, umat Islam tidak akan terpengaruh atau usulan dengan syarat dan lain sebagainya.

9. FPI menyerukan Pemerintah dan DPR RI untuk melarang penyebaran paham-paham SEPILIS (Sekularisme, Pluralisme dan Liberalisme) yang dengan dalih HAM dan KEBEBASAN selalu berupaya merusak akidah, syariat dan akhlak.

10. FPI menyerukan segenap komponen bangsa INDONESIA untuk merapatkan barisan dan menyatukan seluruh potensi dalam membela agama, bangsa dan negara dari serangan LIBERAL, kapan saja dan dimana saja.
Jujur saya pribadi juga menolak kedatangan Lady Gaga. gimana gak menolak, Lady Gaga adalah pemuja syaitan yang sudah jelas dalam islam dan musuh terbesar umat islam adalah syaitan dan kita wajib untuk memusuhinya hingga anak cucu kita, karena syaitan enggak akan tenang sebbelum bisa menjatuhkan kita dan membawa kita masuk kedalam neraka bersamanya.

“Dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan, karena sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagimu” (QS. Al Baqarah: 168).

 Di kisahkan juga bahwa kota Sodom, tempat nabi luth AS berdakwah. Orang-orang yang tinggal di negeri itu tidak mengikuti ajaran Allah SWT dan saling menyukai sesama jenis atau lebih jelasnya homo dan lesbi dan kaum nabi luth AS akhirnya di musnahkan oleh Allah untuk selamanya, padahal Allah sudah jelas-jelas mengabadikan kisah ini didalam dalam Al-Quran, kenapa kita masih saja mau mendatangkan Lady Gaga yang sudah jelas melegalkan lesbi dan homo. Kalau kita pikir, emangnya mau negeri kita dimusnahkan seperti kaum nabi luth ??? naudzubillahi min dzalik. Semoga Allah menjauhkan negeri kita dari bala bencana.

“Siapa diantara kamu melihat kemungkaran, maka rubahlah dengan tanganmu, bila tidak sanggup maka rubahlah dengan lisanmu, apabila tidak dapat maka rubahlah dengan hatimu dan ini selemah-lemahnya iman.” ( HR. Muslim)

Nah dari hadist di atas aja kita disuruh untuk merubah segala bentuk kemungkaran yang pertama dengan tangan (kekuasaan), kemudian kalau tidak bisa dengan lisan, kemudian dengan hati itulah selemah-lemahnya iman. Tapi ga apa walaupun hanya dengan hati, soalnya mau gimana lagi yang perting kita udah berusaha untuk merubah kemungkaran dan yang penting masih termasuk dalam golongan orang-orang yang beriman walaupun dibilangnya selemah-lemahnya iman. 

Thursday, May 3, 2012

Mobil 'Terbang' Harry Potter Berhasil di buat di Belanda



Masih ingat cerita hari potter yang ber-judul " Chamber of Secret ", Cerita Harry Potter dan Ron Weasley ketika naik mobil terbang untuk menyusul kereta api yang seharusnya mengantarkan mereka ke Hogwarts. Nah kali ini ‘mobil terbang’ itu bukan lagi hanya sekedar khayalan. Tetapi telah  berhasil dibuat oleh seorang Insinyur di Belanda. Simak penjelasannya dibawah ini.


(Gambar Mobil Harry Potter)

Sebuah perusahaan asal Belanda, PAL-V (Personal Air and Land Vehicle) telah berhasil menciptakan sebuah ‘Mobil Terbang’ jenis gyrocopter. Nah mobil ini sudah dirancang sejak tahun 2004 silam dan baru selesai pada 2008. Pada tahun 2012 ini mobil ini sukses dalam penerbangan uji cobanya. Mobil dengan mesin 160 kW mampu berjalan 100 km/jam hanya kurang dari 8 detik, bila mobil sudah terbang maka kecepatannya menjadi 180 km/jam dengan pemakain bahan bakar dari 12 km/liter menjadi 26 km/liter saat terbang, wah hebat kan jadi lebih irit. 


Untuk melakukan perubahan dari mobil menjadi pesawat, mobil harus berhenti,  kemudian akan memanjangkan ekor dan sayap muncul. Hanya diperlukan waktu 10 menit untuk siap terbang. apabila rotor tidak digunakan untuk terbang maka akan secara otomatis rotor dilipat. Kapasitas untuk mobil ini hanya untuk dua penumpang loh. 



Bentuk mobil ini seperti gyrocopter dengan kecepatan auto-rotating rotor dan gerakan maju yang dihasilkan oleh baling-baling yang dapat dengan mudah dilipat di bagian belakang mobil. Mobil ini tidak seperti pesawat yang menggunakan avtur sebagai bahan bakarnya, melainkan menggunakan bahan bakar biodiesel dan bioethanol yang ramah terhadap lingkungan loh.



Saat ingin terbang mobil ini hanya perlu landasan minimal 165 meter. Sedangkan untuk turun hanya membutuhkan landasan sepanjang 30 meter. Saat terbang mobil ini mampu sampai ketinggian 1.200 meter, selain itu mobil ini dilengkapi juga dengan Visual Flight Rules (VFR) sehingga mobil ini bisa pergi ke berbagai Negara tanpa perlu mengajukan rencana penerbangan sebelumnya. Asyik kan.
Kalau dilihat dari bentuknya mobil ini memiliki panjang 4 meter dan lebar 1,6 meter dan tinggi juga 1,6 meter. Jadi terlihat lebih ramping dan dengan berat bersih 680 kg dan dapat membawa berat maksimal 230 kg.

Untuk seseorang yang ingin belajar mengemudikan mobil ini hanya memerlukan waktu sekitar 20-30 jam untuk mendapatkan lisensi, nah mudah kan ? 

"Kita sangat bangga dengan suksesnya penerbangan perdana ini dan kami akan mengundang investor untuk menciptakan masa depan bersama kami,” tutur  Robert Dingemanse, CEO sekaligus co-founder PAL-V.

Dijalan raya mobil ini terlihat seperti mobil sport, dan tidak dibutuhkan jalur khusus untuk menjalankan mobil ini selain itu juga mobil ini dilengkapi dengan teknologi mutakhir yang dapat melaju seperti sepeda motor. 

Untuk saat ini peminatnya yaitu lembaga penegak hukum, militer, dan dokter. Perusahaan PAL-V ini akan menjual mobil terbang pada tahun 2014, namun pada saat ini belum diketahui berapa harga untuk memboyong kendaraan ini. Kita tunggu saja beritanya selanjutnya.

Sunday, April 29, 2012

Imbalan Kebaikan


Dikisahkan,di keremangan senja, seorang pemuda bernama Alan, berkendara dengan mobil butut. Perasaannya galau. Pabrik tempatnya bekerja bangkrut dan dia belum juga mendapatkan pekerjaan tetap. Meski harus bekerja serabutan dan hidup pas-pasan, ia tidak ingin meninggalkan kampung halamannya. Di kota kecil itu, minimal dia sudah punya rumah kecil dan tentu, dia memiliki impian-impiannya.
Tidak jauh dari jalur tempatnya melaju, di pinggir jalan yang sepi, terlihat seorang nenek berdiri kedinginan di sebelah mobilnya yang mogok. Tanpa pikir panjang, ia langsung menepikan mobilnya, keluar, dan berjalan menghampiri perempuan tua itu.

"Selamat malam, Bu. Ada yang bisa saya bantu?" Alan menyapa dengan sopan. Bukannya menjawab, si nenek malah terlihat ketakutan karena melihat penampilan Alan yang lusuh.
"Jangan khawatir. Saya hanya mau membantu Ibu," kata Alan menenangkan. Perempuan tua terlihat sedikit ragu, namun ia memberi Alan kesempatan untuk memperbaiki mobilnya. Alan pun membuka penutup/kap mobil dan mulai mencari sumber masalah.Kemudian dengan sigap dan cekatan, Alan mulai mencoba memperbaikinya sedangkan si nenek memperhatikannya dalam diam.

Setelah kurang lebih 30 menit, saat dites, ternyata mobil itu bisa nyala kembali! Dengan wajah lega, si nenek berucap gembira, "Terima kasih anak muda. Sungguh beruntung, bertemu dengan Anda. Berapa ongkos perbaikan mobil yang harus saya bayar?" sambil tangannya sibuk membuka tas untukmengambil uang.
"Tidak Bu. Saya hanya sekadar membantusaja dan membantu bukanlah pekerjaan yang harus dibayar. Sungguh, saya ikhlas."

Melihat si nenek yang masih penasaran, Alan melanjutkan, "Jika Ibu ingin berterima kasih, tolong Bu, saat bertemu dengan orang yang perlu bantuan, bantulah dia. Itu sudah cukup buat saya".
"Anak muda, terima kasih sekali lagi. Ibu akan mengingat-ingat pesanmu tadi. Semoga Tuhan yang akan membalas kebaikan hatimu," ujar si nenek dengan perasaan haru dan senang.
 
"Selamat jalan dan hati-hati di jalan ya Bu," ucap Alan melepas kepergian si nenek.
Tidak jauh dari situ, si nenek yang merasa lapar dan kedinginan, mampir di sebuah kedai kecil pinggir jalan untuk mengisi perut. Seorang perempuan muda yang sedang hamil, dengan senyum hangat, melayaninya dengan tulus dan ramah.

"Kasihan gadis muda ini. Sedang hamil besar, tapi di malam hari masih bekerja melayani tamu," batin si nenek sambil melirik wajah pelayan yang tampak kelelahan. Seketika dia teringat pada pesan Alan.

Ketika membayar makanannya, di bawah kertas bon, ia menyelipkan sejumlah besar uang beserta secarik kertas kecil dengan tulisan pesan: "Gadis muda yang baik, anggaplah uang ini sebagai hadiah dari Ibu. Ibu pun pernah dibantu orang, pesan si penolong ibu teruskan padamu. Jika ingin membalas kebaikan saya, bantu saja orang lain yang sedang perlu bantuan."

Betapa tersentuhnya hati wanita muda itu! Karena ia memang sedang perlu biaya untuk melahirkan. Sesampainya di rumah, ia berbisik pelan penuh sayang pada suaminya, yang lelap tertidur menunggunya di kursi tamu.

"Alan, semua akan baik-baik saja. Tadi ada tamu seorang perempuan tua yang sungguh berhati mulia dan aku mendapatkan hadiah yang luar biasa untuk menghadirkan bayi kita."

Sobat, Orang yang baik hatinya pasti akan mendapatkan imbalan yang baik pula dari Yang Maha Kuasa. Jangan memikirkan untung/rugi ketika mempunyai kesempatan untuk membantu orang yang membutuhkan bantuan.

Lakukan saja perbuatan baik secara spontan, dengan hati yang tulus dan ikhlas karena hukum Allah tidak pernah salah. Apa yang kita tanam pasti akan kembali kepada kita pula, bahkan berkelimpahan.

sumber : andriewongso.com

Friday, March 23, 2012

Perpisahan dengan sahabat RCBL

Makhluk yang paling setia dalam hidup ini mungkin adalah waktu, dia tidak pernah ingkar janji dan akan selalu hadir berkunjung kemana pun dan kepada siapa pun, waktu topan dan badai sedang mengamuk dia datang dalam bentuk tanggal, dalam bentuk hari, dalam bentuk bulan, dalam bentuk abad. Dan dia  selalu tepat waktu, tidak telat sedetik pun, tidak lebih awal sedetik pun. Dan hari ini, waktu penting itu hadir dalam bentuk sore hari ini.

Di dalam rumah cerdas berbudi luhur ini, aku dan teman-temanku kurang lebih duapuluh hari membuat rumah cerdas berbudi luhur dan sekarang tiba saatnya,  waktu untuk perpisahan. Berakhirnya acara Gebyar Desa berakhir pula perjumpaan kami dengan mereka sahabat rcbl. Adik-adik sahabat rcbl memegangku dengan erat, bagai merangkul kakak kandung mereka  sendiri. Padahal aku hanyalah seorang anak bujang dari Jakarta yang hanya menumpang tinggal dibalai desa sebagai tempat ku tinggal. Mereka tahu hari ini adalah hari perpisahan kami dengan mereka sahabat rcbl.

“Berjanjilah kak, kakak mau berkunjung lagi ke desa ini,” kata farah mencengkeram bahuku. Matanya merah saga dan wajahnya basah. Aku mengangguk-angguk kuat . “tentu saja farah, Kakak berjanji.” Balasku. Tentulah lain waktu kakak mau singgah disini lagi. Tapi entah kapan dan entah bagaimana caranya. Aku mencoba kuat untuk menahan air mataku tapi  tangisan mereka membuat air mataku jatuh basah ke wajahku. Aku berusaha kuat untuk tidak menangis dihadapan mereka bukan karena malu tapi aku tidak ingin membuat mereka sedih karena kepergian ku dan teman-temanku itu saja. Aku berusaha meyakinkan mereka bahwa aku dan teman-temanku akan berkunjung lagi. “aku g percaya, kakak pasti akan melupakan kami. Kak aku mau kakak semua disini. Aku senang kakak disini menghibur kami, memberikan kami begitu banyak pelajaran untuk kami. Tolong kak jangan pulang hari ini” kata atik salah satu sahabat rcbl. aku diam terpaku sambil mencoba mengusap air mataku yang jatuh ke wajah. Aku berusaha berdiri tegak namun kaki ku terasa lemas seakan tak mampu untuk berdiri.  Aku turunkan badanku dan aku katakan padanya “Atik, kamu tau kakak senang bisa kenal sama kamu. Kakak janji akan kesini lagi, kalau kakak ga disini lagi. belajar Al-Quran nya diterusin lagi ya” sambil memberikan senyuman terbaikku. Tapi aku yakin saat itu senyumanku tidak simetris karena kondisi hatiku yang sedang galau.

“iya pokoknya kakak jangan pergi, pasti nanti kakak akan melupakan kami” kata faiza yang memegang tanganku dengan begitu erat seakan tidak mau melepaskanku. Aku berusaha tegar dihadapan mereka, aku usap air yang keluar dari mataku. Aku berikan mereka senyuman bukan kesedihan. Aku tatap wajah mereka dalam-dalam dan kukatakan pada mereka semua. “Kakak janji, kakak tidak akan melupakan kalian semua. Suatu saat nanti kakak akan kembali kesini lagi”. Aku usap air matanya yang jatuh kewajahnya dan aku berikan pengertian, perpisahan ini bukan berarti selamanya tapi Cuma hanya sesaat.  walaupun aku coba memberikan mereka pengertian namun dia tidak mau melepaskan tanganku. Tas ranselku pun mereka sembunyikan agar aku tidak bisa pulang.

Ati, pia, ayu, dan tio juga ditahan juga oleh mereka. jumlah mereka ada sekitar 25 orang dan kami rata-rata dipegang oleh 4-5 sahabat rcbl. Ati wajahnya juga basah dengan air matanya. Bunyi klakson terdengar dua kali, seperti  janji pak farid. Di depan balai desa madurejo berhenti sebuah mobil yang akan menjemput kami kembali ke Jakarta. Pak farid dan Ibu denik berusaha untuk melepaskan aku dan teman-temanku dari pegangan sahabat rcbl. Walaupun hati ini terasa sakit. Tapi aku dan teman-teman harus pulang karena perkuliahan di Jakarta sudah dimulai.
“It’s about time. Shall we go ?” kata Bu denik dalam bahasa inggrisnya yang fasih. Selama kurang lebih 2 jam mereka menahan aku dan teman-temanku. Akhirnya dengan berat hati mereka melepaskan kami. Satu persatu kami masuk kedalam mobil. Kami melambaikan tangan kepada mereka sebagai tanda perpisahan. jendela mobil semakin lama semakin tertutup. Mobil kami perlahan mulai keluar dari halaman balai desa. aku melambaikan tangan kepada mereka yang masih menangis di depan pintu rcbl melepas kepergian kami.

Sekali lagi aku palingkan mukaku ke balai desa, aku ingin menyerap kenangan indah dirumah teduh itu untuk terakhir kalinya. Tanpa ku sadari, bibirkan membisikkan sampai jumpa kepada pohon-pohon tinggi yang berdiri tegak, kepada padi-padi disawah sampai aku melihatnya mengecil dan mengecil memnjadi sebuah titik yang kemudian menghilang dari pandanganku.
“Kok wajahmu tidak senang kami pulang ke Jakarta.” goda Agung kepadaku. Aku melihat wajahnya sekilas. “Tentulah aku senang pulang, tapi ternyata setelah berpisah dengan orang-orang disini dan adik-adik disini, rasanya aku merasa ada yang hilang. Mereka orang-orang baik yang takkan pernah aku lupakan. S…e…l…a…m…a…n…y…a………..” Kataku dengan wajah sungguh-sungguh.

Aku duduk merapat ke jendela bis, dipelupuk mataku masih mengerjap-ngerjap bayangan tawa canda mereka. Aku julurkan tangan mencari-cari sesuatu di kantong saku ku. Aku tarik keluar benda itu, kecil, berbentuk lingkaran bertuliskan rumah cerdas berbudi luhur dengan gambar raden cahyo aku pegang erat-erat. Pin itu dan aku taruh dadaku, aku pejamkan mataku. Aku katakan dalam hati ini “Biarkan pin ini menjadi penghubung hati kami semua sekaligus mengabarkan bahwa aku ingin datang lagi ke tanah yogya ini suatu saat nanti.” Kataku. Bis pun mulai melaju cepat keluar kota yogya, hujan turun rintik-rintik mengantar kepulangan kami. Aku lihat handphoneku ternyata banyak sms telah masuk tanpa aku sadari. Satu persatu aku baca sms itu, ada beberapa sms yang aku baca.


Dari Farah kelas V SD
Kakak janji ya kesini lagi, Orang yang gantleman gak boleh ngelanggar janjinya sendiri kan ?. Aku ga rela kalau kakak pergi Pokoknya kakak harus janji untuk kesini lagi. kalau gak kesini, akan ada perang dunia ke 3 loh kak.


Dari Faiza kelas IV SD
            Kak kalau liburan panjang, aku mau main ke rumah kakak ya boleh 


         Dari Nia Kelas
Kenapa sih kalian tega banget ninggalin kami semua…
tanpa kalian kami merasa sedih, balai desa menjadi gelap dan sepi tanpa kalian…
kalian semualah yang menghibur kami… tanpa kalian kami merasa sangat sedih…
maaf yach kak… aku ga bisa datang saat acara Gebyar Desa.. teman – teman ku disekolah pada ceritain kalian.. betapa mulianya hati kalian. semoga aja kakak-kakak semua datang kesini lagi. kamilah sahabat RCBL
semalam aku menangis memikirkan kalian…..
semoga saja kebaikanmya dibalas oleh Allah SWT
mbak Mei, mbak Ayu,mas tio, mas Arief, mas boy,mas ati, mas Agung
TOLONGLAH !!!!!!!!!!!!!!!!     KAMI INGIN BERTEMU DENGAN KALIAN !!!!!!!!!!!!!!!! ”
RCBL RCBL RCBL RCBL RCBL RCBL RCBL RCBL RCBL RCBL RCBL RCBL RCBL RCBL RCBL RCBL RCBL
SAHABAT KU……………………….
Air mata mulailah keluar………………………………
Terima Kasih


          Hatiku bergetar membaca sms dari nia. mataku mulai berkaca-kaca, kata-katanya benar-benar menembus ke lubuk hati ku. Baru kali ini aku begitu terharu dengan perpisahan, padahal mereka bukanlah siapa-siapa aku, hanya orang-orang yang baru aku kenal dua puluh hari yang lalu tapi perpisahan dengan mereka membuatku cukup sedih. 
Bunyi mesin bus rosalia indah bergerak cepat menembus keheningan malam. malam ini tentu akan menjadi malam paling bersejarah. Aku melihat ke arah jendela melihat daratan yogya untuk yang terakhir kalinya. Aku merasa seperti punai yang pergi jauh dan tetap kembali ke sarang juga. Ke Jakarta. Aku pulang!.  Sampai  jumpa adik-adikku sampai kami bertemu lagi di lain waktu.

SELESAI





Wednesday, January 11, 2012

Arti Kehidupan

Seorang anak mengeluh pada ayahnya, mengenai kehidupanya dan menanyakan mengapa hidup ini terasa berat baginya. Ia tidak tahu bagaimana menghadapinya dan hampir menyerah. Ia sudah lelah untuk berjuang. Sepertiya setiap kali satu masalah selesai, timbul masalah baru.
Ayahnya, seorang koki, membawanya ke dapur. Ia mengisi 3 panci dengan air dan menaruhnya di atas api. Setelah panci-panci tersebut mendidih. Ia menaruh wortel dalam panci pertama, telur di panci kedua, dan ia menaruh kopi bubuk di panci terakhir.Ia membiarkan mendidih tanpa berkata-kata. Si anak membungkam dan menunggu dengan tidak sabar, memikirkan apa yang sedang dikerjakan sang ayah. Setelah 20 menit, sang ayah mematikan api. Ia menyisihkan wortel dan menaruhnya dimangkuk, mengangkat telur dan meletakannya di mangkuk yang lain, dan mengangkat kopi dimangkuk yang lainnya. Lalu ia bertanya kepada anaknya, "Apa yang kamu lihat, nak?" "Wortel, telur, dan kopi," jawab si anak. Ayahnya mengajaknya mendekat dan memintanya merasakan wortel itu. Ia melakukannya dan merasakan bahwa wortel itu terasa lunak. Ayahnya lalu memintanya mengambil telur dan memecahkanya.Setelah membuang kulitnya, ia mendapati sebuah telur rebus yang mengeras.Terakhir, ayahnya memintanya untuk mencicipi kopi. Ia tersenyum ketika mencicipi kopi dengan aromanya yang khas.Setelah itu anak bertanya, "Apa arti semua ini, ayah? "Ayahmu menerangkan bahwa ketiganya telah mengahadapi 'kesulitan' yang sama, melalui proses perebusan, tetapi masing-masing menunjukan reaksi yang berbeda. Wortel sebelum di rebus kuat, keras, dan sukar dipatahkan. Tetapi setelah di rebus, wortel menjadi lembut dan lunak. Telur sebelumnya mudah pecah. Cangkang tipisnya melindungi isinya yang berupa cairan. Tetapi setelah direbus, isinya menjadi keras. Bubuk kopi mengalami perubahan unik. Setelah berada didalam rebusan air, bubuk kopi merubah air tersebut."Kamu termasuk yang mana?." Tanya ayahnya. "Ketika kesulitan mendatangimu, bagaimana kau menghadapinya? Apakah kamu wortel, telur atau kopi? Bagaimana dengan kamu? Apakah kamu adalah wortel yang kelihatanya keras, tapi dengan penderitaan, dan kesulitan kamu menyerah, menjadi lunak dan kehilangan kekuatanmu. Apakah kamu adalah telur, yang awalnya memiliki hati yang lembut dan dengan jiwa yang dinamis, namun setelah adanya kematian, patah hati, perceraian, pemecatan maka hatimu menjadi keras dan kaku. Dari luar kelihatan sama tak berubah, tetapi apakah di dalam diri kamu menjadi pahit dan keras dengan jiwa dan hati yang kaku. Ataukah kamu adalah kopi ? Bubuk kopi merubah air panas, sesuatu yang sangat menyakitkan, untuk mencapai rasa yang maksimal pada suhu 100 derajat celcius. Ketika air mencapai suhu terpanas, kopi terasa semakin nikmat." "Jika kamu seperti bubuk kopi, ketika keadaan menjadi semakin buruk, kamu akan menjadi semakin baik dan sekaligus membuat keadaan di sekitarmu juga membaik.

Do'a

Ada seseorang yang rajin berdoa, minta sesuatu sama Allah. Orangnya sholeh. Ibadahnya baik. Tapi doa tak kunjung terkabul. Sebulan menunggu masih belum terkabul juga. Tetap dia berdoa. Tiga bulan juga belum. Tetap dia berdoa. Hingga hampir satu tahun doa yang ia panjatkan, belum terkabul juga. Dia melihat teman kantornya. Orangnya biasa saja. Tak istimewa. Sholat masih bolong-bolong.



Kelakuannya juga sering nggak beres, sering tipu-tipu, bohong sana-sini. Tapi anehnya, apa yang dia doain, semuanya dipenuhi. Orang sholeh ini pun heran. Akhirnya, dia pun dateng ke seorang ustadz. Ceritalah dia permasalahan yang sedang dihadapi. Tentang doanya yang sulit terkabul padahal dia taat, sedangkan temannya yang bandel, malah dapat apa yang dia inginkan.
Tersenyumlah ustadz ini. Bertanyalah si ustadz ke orang ini. Kalau Anda lagi duduk di warung, kemudian datang pengamen, tampilannya urakan, maen musiknya gak bener, suaranya fals, bagaimana? Orang sholeh tadi menjawab, segera saya kasih pak ustadz, gak nahan ngeliat dan ndengerin dia lama-lama di situ, sambil nyanyi pula.
Kalau pengamennya yang dateng rapi, main musiknya enak, suaranya empuk, bawain lagu yang kamu suka, bagaimana? Wah, kalo gitu, saya dengerin ustadz. Saya biarin dia nyanyi sampai habis. Lama pun nggak masalah. Kalau perlu saya suruh nyanyi lagi. Nyanyi sampai sealbum pun saya rela. Kalau pengamen tadi saya kasih 500, yang ini 10.000 juga berani, ustadz.
Pak ustadz pun tersenyum. begitulah nak. Allah ketika melihat engkau, yang sholeh, datang menghadap-Nya, Allah betah ndengerin doamu. Melihat kamu. Dan Allah pengen sering ketemu kamu dalam waktu yang lama. Buat Allah, ngasih apa yang kamu mau itu gampang betul. Tapi Dia pengen nahan kamu biar khusyuk, biar deket sama Dia. Coba bayangin, kalo doamu cepet dikabulin, apa kamu bakal sedeket ini? Dan di penghujung nanti, apa yang kamu dapatkan kemungkinan besar jauh lebih besar dari apa yang kamu minta.
Beda sama temenmu itu. Allah gak mau kayaknya, dia deket-deket sama Allah. Udah dibiarin biar bergelimang dosa aja dia ini. Makanya Allah buru-buru kasih aja. Udah. Jatahnya ya segitu doang. Gak nambah lagi.
Dan yakinlah, kata pak ustadz, kalaupun apa yang kamu minta te
rnyata gak Allah kasih sampai akhir hidupmu, masih ada akhirat, nak. Sebaik-baik pembalasan adalah jatah surga buat kita. Nggak bakal ngerasa kurang kita di situ.
Tersadarlah orang tadi. Ia pun beristighfar, sudah berprasangka buruk kepada Allah. Padahal Allah betul-betul amat menyayanginya.

Untuk kalian yang selalu berdoa semangat yach .....:)

By : Kamardy Arief

Tuesday, December 20, 2011

Keseharian keluarga Habibana Munzir Al Musawwa

 Assalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh,

kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari hari anda
zuhud adalah hidup dg sederhana dalam keduniawian, hamba belum mampu mencapainya, namun sebagian usaha yg hamba lakukan adalah menghilangkan cinta pada semua hal yg bersifat duniawi, berupa harta dll yg tidak ada sangkut pautnya dg asesoris dakwah.

hamba membutuhkan mobil, untuk mencapai banyaknya majelis dan ketepatan waktu untuk tiba di lokasi yg sudah ditunggu puluhan ribu orang hampir setiap malamnya, disatu fihak tanpa hamba punya kendaraanpun hamba akan siap dijemput oleh ribuan mobil yg akan mengantar hamba kemanapun hamba akan pergi, namun hamba tak mau menyusahkan orang lain, apalagi membebani para penyelenggara untuk harus menyediakan kendaraan penjemput pula, maka hamba membeli mobil dg angsuran,

hamba merawat mobil itu secara sebaik baiknya secara mekanik dan mesinnya dg perawatan yg sangat serius, demi tak menghambat kelancaran dakwah hamba, namun hamba tidak perdulikan body mobil yg sudah penuh baret dan penyok khususnya di kiri body mobil yg selalu terdesak oleh ribuan orang yg berebutan menyalami hampir tiap malamnya, hamba tak perlu membenahi bodynya, yg hamba butuhkan adalah mesinnya dan bagian dalamnya untuk kelancaran dakwah.

banyak orang menyarankan dan mengejek kenapa mobil penyok penyok ini tak diganti dg yg lebih bagus, atau paling tidak dibenahi, apakah tidak malu pakai mobil penyok2 begini kesana kemari padahal hamba memimpin jutaan ummat?, hamba sungguh tidak malu, biar saja demikian, jamaah tidak melihat kendaraan, jamaah butuh penyampaian dan bimbingan, bukan masalah mobil tua atau penyok dan tak sedap dilihat, hamba tak rela mengeluarkan 1 rupiahpun untuk membenahi bodynya, karena itu bukan hajat dakwah, lebih baik diberikan pada fuqara dijalanan jika ada kelebihan harta.

hamba hingga kini masih mengontrak, walaupun rumah kontrakan itu besar dan bagus, tentunya itu hajat dakwah untuk menampung tamu khususnya majelis nisa (majelis kaum wanita) setiap minggu sorenya dirumah, jika rumah hamba sempit, maka massa akan memenuhi dan meluber keluar rumah dan mengganggu kenyamanan tetangga pula, maka hamba berusaha dg kemampuan hamba mengontrak rumah besar, namun hanya bisa menampung sekitar 700 orang saja, jika massa melebihi itu, hamba belum ada kemampuan mengontrak rumah yg lebih besar lagi.

hamba menata rumah senyaman mungkin, tapi itu demi kenyamanan para hadirat yg menghadiri majelis, dikontrakan ini hamba tidak banyak mempunyai benda dan perangkat rumah, kesemuanya hampir merupakan milik rumah orang yg hamba mengontrak padanya, hamba hanya membeli dua perangkat kursi rotan dihalam tengah dan teras belakang, lalu memasang karpet diseluruh rumah, bukan lain demi kenyamanan hadirin, hanya sebuah lemari pakaian, sebuah kasur, dan sebuah kulkas dan beberapa hal lainnya yg milik hamba, sisanya adalah perangkat yg membawa kenyamanan pada hadirin, seperti kipas angin, dispenser di hampir setiap sudut ruangan beserta gelas gelasnya, dan gorden gorden pemisah jika tamu adalah pria dan wanita.

namun akhir akhir ini ketika hamba terkena penyakit peradangan otak belakang, maka hamba perlu menata kamar untuk lebih kedap suara, karena suara keras sangat mengganggu istirahat hamba, jika istirahat hamba terganggu maka dakwah pada jutaan ummat ini terganggu

hamba tak punya banyak waktu mendidik anak anak, hamba jarang sempat duduk dg mereka, namun ibundanya yg mengambil alih pendidikan anak, dan hamba datangkan guru utk halafan alqur'an anak anak, guru yg mengajari ilmu umum dan ilmu agama, sesekali hamba memanggil anak anak untuk menasehati, dan menjajaki hafalan mereka dalam ilmu umum, hafalan Alqur'an, dan ilmu syariahnya.

namun Allah swt sangat memberi hamba anugerah yg diluar dugaan, pui syukur bagi Nya setiap waktu dan kejap, anak anak berubah semakin baik dan berbudi luhur, sering mereka menangis dalam doa, sering mereka memimpikan Rasul saw, mereka tidak nakal, baik, beradab, sopan, ceria, dan menyenangkan, adab sunnah mereka sangat mereka perhatikan, mereka tidak tidur sebelum bersama sama membaca surat tabarak (almulk) dan doa tidur, mereka bangun sebelum azan subuh dan saling bangunkan satu sama lain untuk membaca zikir subuh, mereka berjamaah subuh dg saya, atau bersama ibunya, atau mereka saja bertiga, padahal usia anak hamba yg tertua baru 9 tahun yaitu fatimah azzahra, dan yg kedua Muhammad yg masih berusia 7 tahun, dan hasan, yg masih berusia 5 tahun,

anak anak itu saling menasihati dalam menjalankan sunnah makan, sunnah minum, sunnah tidur, dan sering saya mencuri pendengaran saat mereka bertiga bercengkerama, yg mereka bicarakan adalh rindu pada Rasul saw, contoh wajah Rasul saw yg teriwayatkan, dan budi pekerti Rasul saw yg mereka dengar dari ceramah ceramah saya.

mereka tak suka dan tak pernah kenal dg lagu lagu duniawi, bagi mereka qasidah majelis dan bacaan alqur'an murottal yg mengisi telinga mereka di siang malamnya,

mereka tak mau membuka auratnya dimuka umum, bahkan yg bungsu pun selalu menangis tersedu sedu jika shalat subuh berjamaah dg saya dan ia datang terlambat, ketika ditanya ia berkata sambil menangis, hasan semalam mengompol, hasan terpaksa mandi dulu, dan ganti baju, dan hasan jadi terlambat / masbuk dalam shalat bersama abiy. (ayah).

hasan pernah menghilang dari majelis, saya meliirik ke kiri dan kanan, ia tak ada, dan datang ditengah acara dg wajah penuh airmata dan cemberut, selepas majelis saya tanya kenapa, ia berkata : hasan lupa membawa peci, hasan tidak mau masuk masjid tanpa peci, hasan nangis diluar, lalu ada jamaah yg membelikan hasan peci, baru hasan masuk masjid, dan hasan jadi telat..

demikian pula Muhammad, muhammad pernah menghilang dari panggung majelis pergi entah kemana, diakhir acara ia baru muncul, ia katakan : muhammad mau pipis, tapi banyak perempuan, jadi muhammad malu dan tidak mau ke kamar mandi yg banyak perempuan, akhirnya muhamamad diantar jamaah kerumah yg jauh untuk pipis di toilet yg tidak ramai perempuan..., padahal usianya baru 7 tahun.

mereka tentunya ada nakalnya, namun nakalnya adalah hal yg luhur, mereka sangat senang berkemah bahkan acapkali mereka bertiga tidur dikemah di halaman rumah, karena mereka sering dengar nabi saw sering berkemah saat safar, mereka juga paling suka bermain pedang2an dan panah dan berenang, saya sering kesal melihat barang2 berantakan dirumah saat pulang, ternyata mereka main perang2an dan membuat keadaan berantakan, namun saya tak marah dg itu, karena itu adalah kebaikan yg wajar pada anak anak bahkan hal yg mulia

mereka tak pula suka menonton televisi, mereka lebih suka menonton film vcd cerita para nabi, vcd majelis majelis, lalu masing masing ribut membahasnya.

sungguh didikan didikan ini muncul dari tarbiyah ilahiyah diluar kemampuan saya, demikian pula fatimah yg kini sudah membeli cadar pula saat ke majelis majelis ia bercadar, saya sempat menegur istri saya, untuk apa ia pakai cadar usianya masih kecil, biar saja, nanti ia jatuh tersandung..., kata istri saya fatimah menabung berbulan bulan sendiri di celengannya untuk membeli cadar, maka saya diam saja tak mau mengecewakannya

mereka sering mendapat uang hadiah dari jamaah, mereka menyimpannya di celengannya, saya tanya untuk apa kalian menyimpan uang itu?, mau beli apa?, sepeda?, mpbil2an?, atau apa?, mereka katakan : kami mau menabung untuk bisa pergi ke madinah untuk ziarah nabi saw, kami mau beli pesawat sendiri, jadi bisa mengajak jamaah majelis ramai ramai ke madinah, muhamad jadi pilotnya, hasan jadi kondekturnya, dan fatimah jadi pramugarinya...,
saya hanya bisa geleng geleng dan membiarkan saja.

mereka sudah hafal berjuz juz alqur;an, dan mereka tidak sekolah ke sekolah umum, tapi homing scool, karena itu pilihan mereka, dan ternyata hasilnya lebih baik, hasan walau usianya 5 tahun ia sudah kelas 3, Muhammad walau usianya 7 tahun ia sudah kelas 5, dan fatimah sudah setingkat kelas 2 smp. mereka mengikuti tes dirumah, dan mendapat raportnya dg guru kerumah, dan saya sediakan guru pula untuk membantu hafalannya.

walau hal ini tampak berlebihan dan cukup besar biayanya, namun ini jauh lebih berharga daripada jika mereka tak melakukannya, zuhud adalah berhemat dan tidak mencintai harta, tapi menjalankan harta pada tempatnya, tidak kikir harta untuk mencapai keridhoan Allah swt, sebaliknya kikir harta untuk dikeluarkan untuk urusan duniawi.

dalam soal makanan, saya tidak lagi mau membeli makanan sembarang di pasar, karena kini banyak beredar ayam tiren (ayam bangkai yg mati kemarin), demikian gelar yg umum dimasyarakat, kita bisa bayangkan, pasar induk jakarta menerima jutaan ayam yg dipasok dari daerah setiap harinya, ayam diangkut dg truk atau kendaraan bak terbuka, bisa dipastikan dari 100 ayam ada beberapa yg mati, terhimpitkah, atau sebab lainnya, maka puluhan ribu ayam bangkai beredar setiap hari di ibukota,

sebagian penjual justru suka membelinya karena harganya lebih murah, demikian pula restoran, warteg dll, mereka sering lebih suka membelinya karena lebih murah, walau ada juga restoran2 yg tak mau membeli ayam bangkai, namun para oknum pegawainya ada saja yg melakukan itu dg mengantongi hasil yg lebih, sebab ayam yg dibeli adalah ayam bangkai, tanpa sepengetahuan pemilik restoran.

maka saya curiga (tidak menuduh) pada KFC dll, yg menyajikan ribuan ekor ayam tiap harinya, sangat mungkin ada oknum bagian pembelanjaan yg melakukan kejahatan tsb, walau kita tak menuduh secara keseluruhan karena tidak ada / belum ada buktinya,

demikian pula gorengan yg djual oleh para penjualnya, nasi goreng dll, mereka banyak memakai minyak jelantah, walau tidak kesemuanya berbuat demikian, apakah minyak jelantah itu?, ia adalah limbah minyak bekas memasak di hotel hotel berbintang dan restoran2 mewah, yg tidak sedikit yg menyediakan makanan seperti babi, katak, dlsb yg diharamkan, maka minyak itu telah bercampur dg makanan haram, para penjual gorengan dan nasi goreng dll itu mungkin tak menyadarinya, atau mengetahuinya tapi tidak perduli.

demikian pula kambing pada sate dan sop yg dijual, pernah saya temukan oknum yg mencampurnya dg daging tikus.

demikian pula masakan padang atau warteg (saya bukan memvonis), namun ada laporan dari fihak jamaah kita, bahwa tetangganya bekerja sebagai pemasok kikil sapi ke restoran2 padang dan lainnya, ia menggantinya dg kikil babi, karena lebih banyak dagingnya, menjadi lebih mahal harga jualnya, namun lebih murah ia membelinya dari pemasok kikil babi itu dari wilayah luar kota.

hukum dari makanan makanan diatas tidak haram secara mutlak, kecuali sudah terbukti dg dua saksi ada yg siap bersaksi akan hal itu, namun hukum makanan2 diatas menjadi syubhat, tidak haram memakannya, namun jika betul ia ada campuran yg haram, akan membawa dampak pada tubuh kita untuk malas beribadah, dan semangat berdosa.

curigalah, misalnya anda selalu melakukan ibadah dg taraf tertentu, lalu setelah makan direstoran fulan, atau beli gorengan dari penjual gorengan, atau setelah makan suatu makanan, maka saat anda ibadah terasa sangat berat, malas, dan serba gundah, lalu coba hndari makanan itu, jika anda kembali pada kesempurnaan ibadah yg biasa anda capai, maka telah jelas makanan yg anda makan saat itu mengandung hal yg haram.

makanan halal memicu pada semangat beribadah, dan malas berbuat mungkar, sedangkan makananan haram memicu malas berbuat pahala dan semangat berbuat dosa.

makanan syubhat ada ditengah2nya, bisa mengandung yg haram, bisa tidak, maka saya tak mau spekulasi.,

saya memerintahkan pembantu dirumah untuk membeli kambing, ayam, dan sapi, pada tempat yg langsung menyediakannya berikut menternaknya, ia menjual ayam hidup, tinggal pilih, mau ayam yg mana, ia menyembelihnya, membersihkannya, dan menyerahkannya pada kita dg kesaksian kita sendiri, demikian pula penjual kambing ada beberapa tempat yg memang peternak kambing, ia memotong kambing sendiri, dan menjualnya, maka ia terpercaya, demikian pula sapi.

hati hati dg sosis, karena banyak dicampur dg daging babi, hati hati dg restoran cepat saji, karena mereka sering (bukan vonis) mereka memakai minyak babi sebagai minyak gorengnya, karena minyak babi lebih cepat membuat makanan matang daripada minyak goreng lainnya.

hati hati terhadap kue kue, karena kue kue sering dibubuhi reum, yaitu whisky, karena itu membuat kue cepat mengembang indah, dan menghilangkan bau amis telurnya.

hati hati dg makanan yg digoreng cepat, karena banyak oknum penjual nasi goreng, mie goreng, dll, mereka memakai arak/whisky saat menggorengnya, jika anda menyaksikan ia menggoreng, lalu ada cairan yg ia siramkan ke panci penggorengan dan dalam seketika api dari bawah penggorengan naik menyambar sampai masuk keatas panci dan menyentuh makanan itu, maka cairan itu adalah alkohol, sebgaja disiramkan karena dg itu api menjilat jilat sampai naik dari kompor menyentuh makanan itu, maka makanan leih cepat matang...

saya menghindari itu semua semampu saya, Wara', adalah bersungguh sunnguh dan berhati hati menjaga diri semampunya dalam makanan syubhat apalagi haram.

saudariku, jangan paksakan melakukan hal hal ini, lakukan semampunya, Allah tidak memaksa kita lebih dari kemampuan,

mengenai istri, saya lebih senang memanggilnya bukan dg namanya, tapi dg kata habibah (kekasih utk wanita), atau sayang, atau ratuku, atau cintaku, atau sesekali dg nama.

saya tidak dan sangat takut menyentuh barang istri saya, saya tak pernah berani membuka isi tas istri saya, saya sangat tidak berani membuka lemmari istri saya, dan saya tak berani menjamah hp istri saya, apalagi membuka sms atau isinya, jika berdering dering berkelanjutan saya biarkan saja tanpa berani menyentuhnya.

saya sering menginap di markas jika sedang banyak tugas, dan saya jika akan pulang lebih sering izin dulu pada istri apakah saya diizinkan pulang atau tidak, jika dikamar, saya tanyakan padanya apakah akan tidur dg saya atau mau tidur dg anak anak, ia yg memilihnya,

jika saya masih beraktifitas dg portable dimalam hari, saya izin dulu apa boleh saya nyalakan lampu kamar atau tidak, jika ia sudah lelap tertidur, maka saya hanya menggunakan lampu tidur untuk membuka file dll, walau itu menyakiti mata dan membuat mata pedas, itu lebih saya pilih daripada saya menyalakan lampu mengganggu tidurnya.

dalam makanan pun saya hampir tak pernah meminta suatu type makanan, saya hanya tanya ada makanan apa, ada makanan atau tidak, karena acapkali saya pulang makanan sudah habis, karena saya pulang hampir selalu larut malam dari majelis, mungkin ada tamu atau lainnya, jika tak ada makanan maka saya tak makan, cukup minum teh saja, atau kurma, jika ada makanan, dan saya sedang menyukainya maka saya memintanya, jika saya sedang tak menyukainya maka saya tak makan,

saya tak punya menu makananan favorit, apa saja asal halal, jika istri sudah tidur, saya lebih sering memilih minta disajikan makanan oleh staf staf yg dirumah daripada membangunkan istri.

saya mengizinkan istri saya pergi kemana saja selama tempat yg baik tentunya, tanpa perlu ia izin, kecuali perjalanan marhalatain (yg melebihi 82km) atau perjalanan jauh.

kadang saya pulang istri saya sudah tidur dikamar anak anak maka saya lebih sering membiarkannya tanpa menganggunya, dan jika pulang saya lihat ia tiada, saya tak repot menanyakannya kemana ia pergi kenapa tidak pulang dlsb, saya tunggu sampai subuh baru sms untuk menanyakan keberadaannya, tentunya saya mengetahui istri saya orang baik baik dan selalu diantar para jamaah nisa lainnya, dan keluarnya itu dimalam hari mestilahh ke undangan majelis atau pada ustazah lainnya, mungkin kelelahan, mungkin ketiduran, mungkin terjebak macet, dan saya baik sangka saja, saya percaya penuh pada Allah swt karena setiap subuh dan isya saya mendoakan diri saya, istri, anak anak, teman teman, dan keluarga, dan jika ada sesuatu yg tak baik tentunya ada kabar.

namun bukan saya tidak pernah menegurnya, saya menegur dg lembut, atau dg tegas, namun teguran tegas mungkin bisa dibilang tak pernah terjadi dalam setahun.

saya lebih cenderung membiarkan jika ia salah namun tidak terlibat dosa pada Allah, tapi salah pada saya, lebih baik saya maafkan, jika berulang ulang maka saya tegur dg lembut, jika terjebak pada hal yg mungkar, dosa, misalnya mencaci/mengumpat orang lain, maka saya tegur dg lembut, atau saya tinggalkan ke toilet tanpa mau mendengarkan kekesalannya / gunjingannya pd orng lain, itu sudah isyarat baginya bahwa saya tak suka dg pembicaraan itu, jika ia masih meneruskannya maka bisa saja saya diam tak menanggapinya, atau jika sudah berlebihan maka saya potong dg nasihat, maafkan saja, itu keinginan Allah swt untuk menghapus dosa kita, menggunjingnya berarti mengambil dosanya untukmu.., sudah cukup dosa kita, untuk apa mengambil dosa orang lain, doakan saja, kita dapat pahala, maafkanlah, berarti Allah swt memaafkan banyak dosa dosamu, carilah pengampunan dosa dg memaafkan kesalahan orang.

namun jika bertentangan dg syariah atau membahayakan dakwah, maka teguran saya tegas, dan teguran tegas saya lebih sering lewat sms, demi tak terlalu menyakitinya jika berhadapan muka.

jika berlarut larut, maka teguran tegas saya lugas dihadapannya,

demikian pula pada anak anak, saya cenderung lembut dan bercanda walau sambil menanyai hafalannya, namun jika berbuat salah yg membahayakan, misalnya memaki jamaah majelis, atau ucapan yg tak beradab, saya marah, dan anak anak sangat menyayangi saya, dan mereka tidak mau saya marah padanya, maka jika wajah saya berubah misalnya, mereka sudah mengerti untuk tak melakukan lagi perbuatannya.

semua adalah anugerah Allah swt, bukan dari usaha saya.

semoga Allah swt melimpahkan cahaya keimanan, ketabahan dan kesejukan pada anda saudariku, dan cahaya keluhuran dihati sdri hingga selalu terjaga dari terjebak pd dosa, amiin

semoga Allah swt meluhurkan setiap nafas anda dg cahaya istiqamah, dan selalu dibimbing untuk mudah mencapai tangga tangga keluhuran istiqamah, dan wafat dalam keadaan istiqamah, dan berkumpul dihari kiamat bersama ahlul istiqamah

semoga Allah swt memperindah hari hari saudari dg seindah indahnya dan semakin indah dan semakin indah hingg berjumpa dg Sang Maha Indah

Demikian saudariku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

Wallahu a'lam

Di Tulis Oleh : Habib Munzir bin Fuad Al Musawwa
Sumber : http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=1&func=view&id=25861&catid=9